You are here
Home > Fiqih Wanita > Reseller Gamis Cadar set murah Liwa

Reseller Gamis Cadar set murah Liwa

Reseller Gamis Cadar set Kepulauan Merantihubungi 082230720349

Dewasa ini, setelah terjadinya pergeseran nilai nilai yang telah terjadi baik dalam lingkup lokal, regional dan global. Akan terlihat sebuah gejala, bahwa terjadinya aliran informasi yang sangat deras berdampak sangat luas terhadap perilaku semua lapisan masyarakat pada umumnya. Hal ini tidak lepas dari terjadinya revolusi dibidang teknologi dimulai dari internet sampai dengan gadget/telepon genggam yang luar biasa. Akan tetapi selain kita khawatir akan pengaruh buruk dari kemajuan ini, kita juga seharusnya bersyukur bahwa ada juga sisi bagus dari perkembangan teknologi ini yang dapat kita gunakan untuk kegiatan dakwah dan kebaikan. Kita lihat sekarang banyak kaum perempuan yang telah mengenakan pakaian secara syar’i(walaupun belum sepenuhnya sesuai syariat). Kita perlu syukuri, pelan pelan mulai ada keinginan dari para wanita untuk paling tidak hendak menutupi auratnya yang selama ini masih terlihat (biasanya rambut kepala).

Baca Juga : http://www.galleryaisyah.com/gamis-syari-cadar-annisa-umbrella-wolfis-polos-hijau-army/

Nah kewajiban para dai/daiyah lah dalam hal ini, lewat penggunaan teknologi untuk berdakwah kepada para wanita ini untuk bisa mengenakan pakaian yang lebih syar’i yaitu dengan gamis, jilbab dan khimar. Dengan memviralkan dakwah serta pembuatan gamis itu sendiri dengan harga yang terjangkau oleh semua kalangan, dengan sendirinya andil menyebarkan fungsi dan manfaat dari gamis syar’i dengan cadar tersebut. Apalagi sekarang banyak kalangan kelompok wanita dimulai dari kampus sampai dengan ibu ibu maje lis taklim sudah sangat beragam model gamis maupun model jilbabnya. Mulai dari yang masih terlihat seksi sampai dengan yang sudah tertutup rapat dengan cadar.

Tidak boleh kita menyalahkan saudari saudari kita yang masih menggunakan busana berkerudung tetapi masih memperlihatkan lekuk tubuhnya. Kita apresiasi niatnya dulu, sambil kita nasehati dengan perlahan agar bisa mengenakan busana muslimah yang syar’i. Paling tidak sudah ada niat baik dari mereka, itu patut diapresiasi. Kewajiban kita kita yang sudah paham syariatlah yang harus memberitahu dan menasehati mereka. Dengan berbagai cara dan fasilitas yang ada, baik melalui taklim sampai  dengan kajian ilmiah dikampus kampus.

Dari para remaja sampai dengan ibu ibu pengajian dan ibu ibu PKK, dari kota kota besar sampai dengan pelosok pelosok desa yang mungkin bisa dijangkau.

Tinggalkan Balasan

Top